Pages

Wednesday, June 7, 2017

AC Milan Summer Mercato 2017: A Good Start!

Meskipun musim kompetisi Seri A 2017-18 baru dimulai dua setengah bulan lagi, manajemen Milan sudah bersiap menyambutnya dengan bergerak cepat mendatangkan pemain-pemain baru. Ini memang bagian dari realisasi janji manajemen baru untuk mengembalikan Milan ke khitahnya sebagai klub elit Eropa. Sampai saat tulisan ini dibuat, Milan sudah merampungkan transfer bek tengah Mateo Musacchio (18 juta euro) dari Villareal, gelandang Franck Kessie (pinjam dua tahun dengan obligasi pembelian 30 juta euro) dari Atalanta, dan bek kiri Ricardo Rodriguez (17 juta euro) dari Wolfsburg.

Bahkan detik ini, duet Marco Fassone (CEO) dan Massimiliano Mirabelli (direktur olahraga) masih sibuk merampungkan kepindahan beberapa nama seperti gelandang bertahan Lucas Biglia dari Lazio yang tinggal menunggu tes kesehatan dan bek kanan Andrea Conti dari Atalanta yang negosiasinya dalam tahap finalisasi. Setelah dua pemain ini, giliran posisi penyerang tengah yang akan diperkuat. Nama-nama top yang coba didatangkan Fassone dan Mirabelli antara lain Alvaro Morata (Real Madrid), Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund), Andrea Belotti (Torino), hingga Andre Silva (Porto).

Pelatih Vincenzo Montella memang secara eksplisit menginginkan pemain-pemain tersebut untuk hadir secepatnya. Selain bersiap mengehadapi musim baru, Milan juga harus memulai musim ini lebih awal karena harus mengikuti kualifikasi ketiga liga Europa yang dijadwalkan berlangsung tanggal 27 Juli dan 3 Augstus, serta babak play-off tanggal 17 dan 24 Agustus jika lolos dari babak kualifikasi ketiga.

Namun sejauh ini manajemen bekerja dengan cukup cepat. Akhir Juni nanti, semestinya nama-nama incaran tadi sudah akan berbaju Milan. Tiga nama pertama yang didaratkan sudah sesuai dengan urutan prioritas lini yang harus diperbaiki Milan, yaitu pertahanan. Kedatangan Musacchio dan Rodriguez menjadi upgrade bagi Gabriel Paletta ceroboh dan Luca Antonelli yang rentan cedera, bahkan kedatangan Rodriguez dapat dikatakan sebagai langkah antisipasi yang cepat terhadap kemungkinan hengkangnya Mattia De Sciglio.

Peningkatan kualitas lini belakang ini juga akan berguna untuk kepentingan lain, yaitu negosiasi perpanjangan kontrak Gianluigi Donnarumma. Seperti diketahui, Mino Raiola yang bertindak sebagai agen dari sang wonderkid tidak hanya berhasrat meningkatkan gaji sang penerus Gianluigi Buffon di timnas Italia hingga 30 kali lipat (Raiola meminta 5 juta euro per tahun, 30 kali dibandingkan gaji Donnarumma sekarang sebesar 160 ribu euro), tetapi juga meminta klausul berupa aktifnya release clause yang nilainya di bawah 100 juta euro andai musim depan Milan gagal lolos ke Liga Champions dan meminta jaminan akan adanya pemain-pemain top yang datang. Sebuah permintaan yang lebih mirip pemerasan, tetapi setidaknya kedatangan Musacchio dan Rodriguez semestinya memberi Milan posisi yang lebih baik karena dua pemain inilah yang akan bahu membahu langsung dengan Donnarumma di lini belakang Milan.

Sementara kedatangan Kessie di lini tengah jelas meningkatkan kualitas lini vital ini yang semula amat semenjana. Dengan karakter yang agresif dan bertenaga, Kessie (juga Biglia nantinya) akan memudahkan kerja Jack Bonaventura yang dapat berkonsentrasi untuk mengeluarkan kreativitasnya. Milan bahkan masih akan mendatangkan setidaknya dua nama lagi di luar nama-nama yang disebutkan, terutama di posisi gelandang tengah atau penyerang sayap dan penyerang tengah pelapis. Tetapi dengan catatan, mereka harus melepas para pemain yang ada lebih dulu.

Derasnya keran pembelian pemain yang dilakukan Milan, toh jangan disikapi berlebihan dengan berharap sukses instan, terlebih berharap Milan langsung dapat bersaing memperebutkan scudetto. Lihatlah bagaimana Inter Milan yang musim lalu mengeluarkan 150 juta euro untuk membeli pemain-pemain berkualitas. Dari situasi yang dialami I Nerazzurri tentu dapat diambil pelajaran bahwa kehadiran pemain-pemain bintang tidak otomatis mengangkat prestasi tim.

Performa AS Roma dan Napoli pun baru stabil akhir-akhir ini setelah mereka melakukan pembenahan kualitas pemain sejak dua-tiga musim lalu. Itu pun dengan didukung manajemen kedua kesebelasan yang memiliki visi jelas dan organisasi yang stabil serta jelas pembagian wewenangnya. Milan, bagaimanapun baru memulai lembaran baru dalam sejarah mereka. Memang dalam setiap pergantian kepemimpinan, ada proses transisi yang perlu dijalani dengan terukur dan tidak terburu-buru. Akan tetapi, manajemen baru Milan sudah memulai langkah awal yang positif di lantai mercato, dan setidaknya impresi positif ini dapat meningkatkan antusiasme pendukung yang berdampak pada peningkatan jumlah pemegang tiket terusan. 




No comments:

Post a Comment